Penyelesaian Makalah, Etika Akademik, dan Review
Penyelesaian makalah ilmiah bukan sekadar memperbaiki kesalahan tata bahasa. Pada tahap akhir, mahasiswa perlu memeriksa apakah seluruh bagian makalah membentuk satu argumentasi yang utuh, konsisten, berbasis bukti, mengikuti kaidah sitasi, serta memenuhi prinsip etika akademik.
Proses penyelesaian juga membutuhkan kegiatan review dan revisi. Melalui peer review, mahasiswa memperoleh perspektif pembaca lain terhadap kejelasan masalah, kekuatan argumentasi, hubungan antarbab, kualitas pembahasan, serta ketepatan penggunaan sumber.
- Mahasiswa mampu menyusun kesimpulan yang konsisten dengan tujuan dan pembahasan.
- Mahasiswa mampu memeriksa konsistensi antarbab dalam makalah.
- Mahasiswa mampu menyusun daftar pustaka sesuai sumber yang benar-benar digunakan.
- Mahasiswa mampu mengenali dan menghindari plagiarisme.
- Mahasiswa mampu menggunakan AI secara bertanggung jawab dalam proses akademik.
- Mahasiswa mampu melakukan editing dan peer review secara sistematis.
- Mahasiswa mampu menghasilkan draft makalah utuh/final berdasarkan hasil revisi.
Peta Kemampuan
Menyimpulkan argumentasi berdasarkan tujuan, hasil, dan pembahasan.
Memeriksa konsistensi gagasan dan istilah antarbab.
Memeriksa ketepatan sitasi dan daftar pustaka.
Menjaga integritas akademik dan menghindari plagiarisme.
Menggunakan AI sebagai alat bantu secara transparan dan bertanggung jawab.
Melakukan review, revisi, editing, dan finalisasi makalah.
1. Menulis Kesimpulan
Kesimpulan merupakan bagian yang merangkum jawaban terhadap masalah atau tujuan penulisan berdasarkan argumentasi yang telah dibangun. Kesimpulan tidak seharusnya memperkenalkan pembahasan baru yang tidak pernah dibahas sebelumnya.
Prinsip Kesimpulan
- Menjawab tujuan atau pertanyaan utama.
- Mengacu pada hasil dan pembahasan.
- Menunjukkan temuan atau argumentasi utama.
- Tidak memasukkan data atau argumen baru yang tidak dibahas sebelumnya.
- Ditulis secara ringkas tetapi substantif.
Jika pembaca hanya membaca masalah, tujuan, pembahasan, dan kesimpulan, apakah mereka dapat melihat hubungan yang jelas di antara keempat bagian tersebut?
2. Konsistensi Antarbagian dan Antarbab
Makalah yang baik memiliki kesinambungan argumentasi dari awal sampai akhir. Judul harus mencerminkan fokus, pendahuluan harus mengantarkan masalah, pembahasan harus menjawab masalah, dan kesimpulan harus merangkum jawaban berdasarkan pembahasan.
| Bagian | Pertanyaan Pemeriksaan | Indikator Konsistensi |
|---|---|---|
| Judul | Apakah judul sesuai dengan fokus? | Variabel/topik utama jelas dan tidak terlalu luas. |
| Pendahuluan | Apakah masalah dan tujuan jelas? | Masalah mengarah pada tujuan penulisan. |
| Pembahasan | Apakah pembahasan menjawab masalah? | Argumentasi dan bukti relevan dengan tujuan. |
| Kesimpulan | Apakah kesimpulan menjawab tujuan? | Tidak muncul klaim baru. |
| Daftar Pustaka | Apakah semua sumber sesuai dengan sitasi? | Sitasi dalam teks dan daftar pustaka saling cocok. |
3. Daftar Pustaka dan Sitasi
Daftar pustaka harus menunjukkan sumber yang benar-benar digunakan dalam makalah. Sebaliknya, sumber yang dicantumkan dalam daftar pustaka tetapi tidak pernah digunakan dalam teks perlu diperiksa kembali.
Dalam gaya APA 7, konsistensi antara sitasi dalam teks dan daftar referensi menjadi bagian penting dari ketepatan dokumentasi akademik. Mahasiswa juga perlu memeriksa nama penulis, tahun, judul, nama jurnal atau penerbit, volume, nomor, halaman, serta DOI atau URL apabila tersedia (American Psychological Association, 2020).
- Setiap sumber yang dikutip dalam teks ada di daftar pustaka.
- Setiap sumber dalam daftar pustaka benar-benar digunakan dalam tulisan.
- Format penulisan konsisten dengan APA 7.
- Informasi bibliografis diperiksa kembali berdasarkan sumber asli.
4. Plagiarisme dan Integritas Akademik
Plagiarisme terjadi ketika gagasan, kata-kata, struktur, atau karya pihak lain digunakan tanpa pengakuan yang memadai. Dalam penulisan akademik, integritas tidak hanya berkaitan dengan mencantumkan sitasi, tetapi juga dengan memastikan bahwa representasi terhadap sumber dilakukan secara jujur dan tidak menyesatkan.
Bentuk yang Perlu Diwaspadai
- Menyalin kalimat sumber tanpa sitasi.
- Mengganti beberapa kata tetapi mempertahankan struktur sumber secara berlebihan.
- Menggunakan gagasan orang lain tanpa atribusi.
- Menggunakan sumber yang tidak benar-benar dibaca atau diverifikasi.
- Memasukkan referensi yang tidak mendukung pernyataan yang dibuat.
Parafrasa akademik harus menunjukkan pemahaman penulis terhadap gagasan sumber, menggunakan struktur kalimat sendiri, mempertahankan makna secara akurat, dan tetap mencantumkan sitasi.
5. Penggunaan AI secara Bertanggung Jawab
Artificial intelligence dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses akademik, misalnya untuk membantu brainstorming, memperbaiki kejelasan bahasa, menemukan alternatif struktur tulisan, atau memberikan umpan balik awal. Namun, penggunaan AI tidak menggantikan tanggung jawab akademik penulis terhadap isi makalah.
Periksa kembali setiap fakta, data, kutipan, referensi, dan informasi yang dihasilkan AI.
Ikuti kebijakan institusi dan mata kuliah mengenai pengungkapan penggunaan AI.
Penulis tetap bertanggung jawab terhadap argumentasi, akurasi, dan integritas karya.
Hindari memasukkan data pribadi, data penelitian sensitif, atau informasi rahasia ke layanan AI tanpa izin.
Penggunaan AI dalam konteks akademik perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses yang tetap mempertahankan penilaian, verifikasi, dan tanggung jawab manusia.
Prinsip dokumentasi dan integritas penulisan tetap menjadi tanggung jawab penulis (American Psychological Association, 2020).
6. Editing dan Penyuntingan Akhir
Editing dilakukan setelah substansi utama makalah selesai. Tujuannya adalah meningkatkan kejelasan, ketepatan, konsistensi, dan keterbacaan tulisan.
Urutan Editing yang Disarankan
- Periksa kembali fokus dan argumentasi utama.
- Periksa hubungan antara judul, masalah, tujuan, pembahasan, dan kesimpulan.
- Periksa struktur dan koherensi setiap paragraf.
- Periksa penggunaan bukti dan sitasi.
- Periksa daftar pustaka.
- Periksa bahasa, ejaan, tanda baca, dan format.
- Lakukan pembacaan akhir sebagai seorang pembaca, bukan hanya sebagai penulis.
7. Checklist Kualitas Makalah
Checklist membantu mahasiswa melakukan pemeriksaan sistematis sebelum makalah dikumpulkan.
Fokus makalah jelas dan tidak melebar.
Masalah dirumuskan secara jelas.
Tujuan sesuai dengan masalah.
Literatur relevan dan memadai.
Pembahasan bersifat analitis dan argumentatif.
Kesimpulan menjawab tujuan.
Sitasi mengikuti APA 7 secara konsisten.
Tidak terdapat plagiarisme atau manipulasi sumber.
Penggunaan AI diverifikasi dan sesuai kebijakan.
Bahasa dan format telah diperiksa.
Video Penguatan
Gunakan video berikut sebagai pengayaan untuk memahami prinsip penulisan akademik dan dokumentasi sumber.
Sumber: Andi Prastowo (2020), YouTube.
Aktivitas Mahasiswa
Peer Review dan Revisi
- Gunakan draft makalah yang telah Anda susun pada materi sebelumnya.
- Mintalah seorang teman sejawat membaca draft tersebut.
- Minta reviewer memberikan komentar terhadap fokus, argumentasi, literatur, pembahasan, kesimpulan, sitasi, dan bahasa.
- Analisis komentar reviewer, bukan sekadar menerima atau menolaknya.
- Tentukan revisi yang benar-benar diperlukan.
- Jelaskan alasan akademik terhadap keputusan revisi yang dilakukan.
- Hasil akhir aktivitas adalah makalah yang telah direvisi secara substantif.
Tuliskan komentar utama yang Anda terima dari reviewer. Kemudian jelaskan bagian mana dari makalah yang perlu diperbaiki dan mengapa komentar tersebut penting secara akademik.
Tidak semua komentar memiliki tingkat kepentingan yang sama. Tentukan revisi yang paling penting dan jelaskan alasan Anda memprioritaskannya.
Jelaskan perubahan konkret yang akan dilakukan setelah mempertimbangkan hasil peer review.
Setelah revisi dilakukan, jelaskan bagaimana perubahan tersebut meningkatkan kualitas makalah.
HOTS Berdasarkan Luaran
Draft Makalah Utuh/Final
Mahasiswa menghasilkan satu draft makalah utuh/final yang telah melalui proses peer review, analisis komentar, revisi substantif, editing, pemeriksaan sitasi, pemeriksaan etika akademik, dan finalisasi.
Struktur Draft Makalah Utuh/Final
Ringkas, spesifik, dan mencerminkan fokus makalah.
Konteks, masalah, gap, urgensi, dan tujuan.
Klaim, bukti, analisis, sintesis, dan posisi penulis.
Jawaban terhadap tujuan berdasarkan pembahasan.
Konsisten dengan sitasi dan mengikuti APA 7.
Bebas plagiarisme, terverifikasi, dan telah diedit.
Tempelkan atau tuliskan draft makalah utuh/final Anda pada ruang berikut. Pastikan seluruh bagian telah diperiksa dan direvisi.
Checklist Sebelum Dikumpulkan
Judul, masalah, tujuan, pembahasan, dan kesimpulan saling konsisten.
Pembahasan memiliki klaim, bukti, analisis, sintesis, dan posisi penulis.
Sitasi dan daftar pustaka telah diperiksa berdasarkan APA 7.
Tidak terdapat plagiarisme dan seluruh sumber digunakan secara bertanggung jawab.
Penggunaan AI telah diverifikasi dan sesuai kebijakan akademik.
Komentar reviewer telah dianalisis dan revisi yang relevan telah dilakukan.
Nilai merupakan penilaian awal berbasis indikator kelengkapan dan kualitas minimum jawaban. Penilaian akhir tetap memerlukan verifikasi dosen terhadap substansi, kualitas argumentasi, orisinalitas, ketepatan sumber, dan kepatuhan terhadap pedoman penulisan akademik.
Referensi
-
American Psychological Association. (2020).
Publication manual of the American Psychological
Association
(7th ed.). American Psychological Association.
https://doi.org/10.1037/0000165-000 -
Gaber, S. A., & Ali, S. I. (2022).
Effectiveness of a training program in improving
scientific writing skills based on APA 7 style among
postgraduate students.
International Journal of Learning, Teaching and
Educational Research, 21
(11), 282–299.
https://doi.org/10.26803/ijlter.21.11.16 -
Hendriwanto, H., Hartini, N., Nurkamto, J., &
Sharda, R. (2020). An analysis of university students’
argumentative writing: Functional perspective.
Academic Journal Perspective: Education,
Language, and Literature, 8
(2), 147–155.
https://doi.org/10.33603/perspective.v8i2.4373 -
Lee, J. (2020). Analysis of EFL learners’
argumentative writing using the adapted Toulmin model.
English Language & Literature Teaching, 26
(3), 63–77.
https://doi.org/10.35828/etak.2020.26.3.63 -
Lin, H. F., & Morrison, B. J. (2021).
Challenges in academic writing: Perspectives of
Engineering faculty and L2 postgraduate research
students.
English for Specific Purposes, 63
,
59–70.
https://doi.org/10.1016/j.esp.2021.03.004 -
Ooi, H. X., Hamzah, A., & Thien, L. M. (2022).
Postgraduate students academic writing skills:
The needs for supervision and self-esteem.
International Journal of Academic Research in
Progressive Education and Development, 11
(4), 744–756.
https://doi.org/10.6007/IJARPED/v11-i4/15168 -
Rey-Castillo, M., & Gómez-Zermeño, M. G. (2021).
Academic writing difficulties of master’s students.
Revista Electrónica Educare, 25
(2), 1–19.
https://doi.org/10.15359/ree.25-2.4